Saturday, November 16, 2019

Ziarah Makam Nabi Yusya' Bin Nun, Si Penahan Matahari

Assalamualaikum

Alhamdulillah ketika di Amman Jordan saya sempat melawat makam Nabi Yusya' bin Nun. Siapakah Nabi tersebut ?

Kisahnya, Nabi Musa ‘alaihis salam memiliki seorang murid yang menemaninya mencari Ilmu. Dia adalah Yusya’ Bin Nun, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hikmah kenabian dan mukjizat yang nyata kepadanya. Setelah Nabi Musa as wafat, Nabi Yusya’ bin Nun as membawa Bani Israel ke luar dari padang pasir. Mereka berjalan hingga menyeberangi sungai Jordin dan akhirnya sampai di kota Jericho.

Kota Jericho adalah sebuah kota yang mempunyai pagar dan pintu gerbang yang kuat. Nabi Yusya’ dan Bani Israel yang bersamanya, mengepung kota tersebut sampai enam bulan lamanya.

Suatu hari, mereka bersepakat untuk menyerbu ke dalam. Diiringi dengan suara terompet dan pekikan takbir, dan dengan satu semangat yang kuat, mereka pun berhasil menghancurkan pagar benteng kota, kemudian memasukinya. Mereka berhasil mengalahkan Raja yang berkuasa di Syam.

Hari itu hari Jumaat, peperangan belum juga selesai, sedangkan matahari sudah hampir terbenam. Hari Jumaat akan berlalu, dan hari Sabtu akan tiba.Menurut syari’at pada saat itu, hari Sabtu dilarang melakukan peperangan.

Oleh karena itu Nabi Yusya’ bin Nun berkata kepada matahari: “Wahai matahari, sesungguhnya engkau hanya mengikuti perintah Allah , begitu juga aku. Aku bersujud mengikut perintahNya. Ya Allah Subhanahu wa Ta’ala, tahanlah matahari itu untukku agar tidak terbenam dulu!”.

Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menahan matahari agar tidak terbenam sampai mereka berjaya menakluk negeri ini dan memerintahkan bulan agar tidak menampakkan dirinya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dia berkata, bahwa Rasululloh s.a.w bersabda, yang ertinya: “Sesungguhnya matahari itu tidak pernah ditahan untuk tidak terbenam oleh mana mana manusia, kecuali untuk Yusya’. Yakni pada malam-malam dia berjalan ke Baitul Maqdis (untuk jihad).’” (HR: Ahmad dan sanad-nya sesuai dengan syarat Al-Bukhari).


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...